Tampilkan postingan dengan label Kisah Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah Motivasi. Tampilkan semua postingan

Kumpulan Kata - Kata Motivasi




  • Don’t put until tomorrow what you can do today ‐ Jangan menunda pekerjaan sampai besok kalau bisa dikerjakan hari ini.
  • Jangan bermimpi jadi kucing kalau tidak pernah jadi tikus, Jangan pernah memaksakan diri jadi pemimpin kalau belum pernah merasakan perjuangan menjadi pengikut/staf/anak buah.
  • Yesterday is a history, tomorrow is a mistery and today is a gift. That’s way it is called ‘present’ Kemarin adalah sejarah, besok adalah sebuah misteri dan hari ini adalah sebuah hadiah.
  • Janganlah anda menjadi buih yang pecah apabila melanda pantai, tetapi jadilah angin yang sanggup melahirkan gelombang.
  • Anda tidak selalu dapat mengubah orang lain, tetapi anda dapat mengubah bagaimana anda menanggapi mereka.
  • Gunakan waktu anda semaksimal mungkin, maka dihari tua anda tidak akan mengatakan, “Seandainya saya masih muda.”.
  • Kita tidak harus mengorbankan harga diri agar disukai orang lain.
  • Kehidupan adalah berkah, karenanya nikmatilah. Jangan menyesal masa lalu dan takut akan masa depan.
  • Peduli pada orang lain dimulai dengan peduli pada diri sendiri.
  • Setiap masalah ada jalan keluarnya, setiap konflik ada solusinya, setiap krisis mengandung peluang.
  • If you work for money, you give the power to your employer. If money work for you, you keep and control the power.(Jika anda bekerja untuk uang, maka anda telah memberikan kekuasaan kepada pekerja/staf anda. Tapi jika uang bekerja untuk anda, maka anda lah yang memegang dan mengontrol kekuasaan.).
  • Penyakit bangsa kita yang paling parah adalah mentalitas ‘kalau bisa dipersulit kenapa dipermudah (Presiden SBY).
  • Jangan pernah gadaikan diri untuk jabatan (Menlu Hassan Wirajuda).
  • Don’t judge the book by its cover‐‐‐Jangan menilai buku hanya dari sampulnya saja (Dipopulerkan oleh Tukul Arwana).
  • Luck is a matter of preparation meeting opportunity ‐‐‐ Keberuntungan adalah sesuatu dimana persiapan bertemu dengan kesempatan  (Oprah Winfrey).
  • Humor tidak hanya berguna bagi orang yang menggunakannya tetapi juga untuk menyenangkan orang lain.
  • Berkata benar dapat sangat menyulitkan bahkan beresiko ditolak. Tetapi itulah satu‐ satunya pilihan jika kita membangun hubungan yg baik.
  • Self‐ trust is the first secret of success.(Percaya diri adalah rahasia pertama sebuah kesuksesan).
  • Persahabatan itu seperti tangan dengan Mata. Saat tangan terluka, Mata menangis. Saat Mata menangis, tangan menghapusnya.. — anonymous.
  • Hadapilah nikmat dengan syukur, dan terimalah musibah dengan sabar.
  • Ukurlah kemampuan diri, karena makan berlebih akan muntah, dan memikul melebihi kekuatan akan patah.
  • To handle yourself, use your head; to handle others, use your heart.(Untuk mengatasi diri anda gunakan kepala anda, untuk mengatasi orang lain gunakan hati anda).
  • Everybody thinks of changing humanity and nobody thinks of changing himself.(Semua orang memikirkan untuk merubah dunia dan tidak ada yang memikirkan merubah dirinya sendiri.)
  • Anak lebih membutuhkan bimbingan dan simpati dari pada instruksi.
  • Sering kali manusia hanya menghitung kesulitannya – bukan kebahagiaannya.
  • Diam lebih baik daripada berdebat dengan orang‐orang bodoh.
  • Smile is the shortest distance between two people. (Senyum adalah jarak yang terdekat antara dua manusia).
  • You have to endure caterpillars if you want to see butterflies.(Anda harus tahan terhadap ulat jika ingin dapat melihat kupu‐kupu.).
  • Mistakes are the portals of discovery.(Kesalahan adalah portal menuju suatu penemuan).
  • Leadership is doing what is right when no one is watching‐‐‐Kepemimpinan adalah mengerjakan sesuatu yang benar ketika tidak ada orang yang melihat (George Van Valkenburg).
  • Only the man who is in the truth is a free man.(Hanya orang yang berada dalam kebenaranlah orang yang bebas).
  • Tiada mungkin kemuliaan diraih dengan kesombongan. Kemuliaan diraih justru dengan ketundukkan dan kerendahan hati.
  • Kuasai rasa takut dan rebut peluang yang ada.
  • Anda berhenti memimpin ketika anda berhenti belajar.
  • Jadikan persaingan menjadi bagian nikmat dari Allah ygbisa membuat diri kita semakin lebih baik & membuat kita mampu berbuat yg terbaik.
  • He who never made a mistake, never made a discovery.(Siapa yang tidak pernah berbuat salah, tidak pernah mendapat penemuan/pembelajaran.)
  • Setiap pengalaman pahit akan menghasilkan ketabahan yang akan menutupi kelemahan kita.
  • Harta itu makin lama didiamkan makin bertambah usang sedangkan ilmu itu tidak dapat lapuk dan usang.
  • Tiada manfaat hidup dengan sibuk membicarakan orang lain yang menjadikan tidak sempat berbicara dengan jiwa kita sendiri.
  • The danger of small mistakes is that those mistakes are not always small.(Bahayanya kesalahan‐kesalahan kecil adalah bahwa kesalahan‐kesalahan itu tidak selalu kecil).
  • Kesalahan kecil bisa mengakibatkan kesalahan yang lebih besar. Bersamaan dengan kesalahan itu, persoalannya bisa menjadi besar pula. Maka kesalahan kecil pun harus segera dibetulkan.
  • The future depends on what we do in the present(Masa depan tergantung pada apa yang kita lakukan saat ini).
  • Tantangan kepemimpinan adalah menjadi baik hati bukan lemah, rendah hati bukan pemalu.
  • To be silent is the biggest art in a conversation.(Sikap diam adalah seni yang terhebat dalam suatu pembicaraan).
  • Orang yang luar biasa itu sederhana dalam perkataan, tetapi hebat dalam tindakan dan perbuatan.
  • Dig a well before you become thirsty. (Galilah sumur sebelum Anda merasa haus.).
  • Kita dilahirkan untuk bekerjasama, seperti kerjasama antara kaki, tangan, alis, dan rahang bagian atas serta bawah.
  • To control your cow, give it a bigger pasture.(Untuk mengontrol sapi anda, tempatkan pada ladang rumput yang luas).
  • Jika engkau mencintai dirimu, janganlah engkau memberikannya waktu untuk melakukan kejelekan.
  • Ideas are only seeds, to pick the crops needs perspiration.(gagasan - gagasan hanyalah bibit,menuai hasilnya membutuhkan keringat).
  • Musuh yang sangat berbahaya di dunia ini adalah perasaan penakut dan bimbang. Teman yang paling setia hanyalah keberanian dan keyakinan yang teguh.
  • Bertindak dengan nafsu sama dengan berlayar ke lautan di waktu badai dan topan sedang mengamuk.
  • Entah kita gagal atau sukses tidak menjadi masalah; yang penting adalah cara kita menghadapinya.
  • Those who are able to control their rage can conquer their most serious enemy.(Siapa yang dapat menahan marahnya,mampu mengalahkan musuhnya yang paling berbahaya).
  • Banyak orang yg melihat apel jatuh tapi hanya Newton yang tanya mengapa ?
  • Orang yang mengetahui dirinya telah berdusta, dia tidak akan percaya kepada orang yang jujur.
  • Kemampuan kita untuk berhasil didasarkan pada kesediaan kita untuk mengalami kegagalan.
  • Tantangan kita yg pertama sebenarnya bukan kegagalan, melainkan pikiran takut gagal.
  • You recognize birds form their singing, you do people form their talks.(Burung dikenal dari nyanyiannya,manusia dari kata - katanya).
  • Terlalu takut berbuat salah dapat menyebabkan Anda berhenti berusaha.
  • Benar, bahwa dalam hidup ini kita pasti membutuhkan orang lain. Itu pasti ! Tetapi menikmati hidup dgn membebani orang lain adalah hidup yg tidak mulia.
  • Karakter emas tidak perlu dilapisi dengan emas.
  • Percaya bahwa kita memiliki peluang untuk meraih sukses akan menajamkan visi mental kita.
  • Menuliskan tujuan akan sangat membantu dalam menjaga alasan melakukan sesuatu.
  • Kunci pengelolaan waktu yang efektif: mengeset prioritas dan konsentrasi pada satu pekerjaan pada satu waktu.
  • Jangan menyuruh orang lain sebelum menyuruh diri sendiri, jangan melarang orang lain sebelum melarang diri sendiri.
  • Kalau hati tertutup, maka dunia ini menakutkan. Melihat uang takut tidak mendapat bagiannya. Ketika sudah dapat, justru takut hilang.
  • Pemimpin yang amanah akan bertanggung jawab terhadap perkara sekecil apapun. Setiap berkata benar‐benar tak ada keraguan, tak meremehkan waktu walau sedetikpun.
  • Orang yang bersyukur selalu berjuang agar menjadi suri tauladan.
  • Orang yang bercita‐cita tinggi adalah orang yang menganggap teguran keras baginya lebih lembut daripada sanjungan merdu seorang penjilat yang berlebih‐lebihan.
  • Semakin banyak seorang pemimpin membeberkan rahasia dan kekurangan orang lain, semakin jatuh pula kredibilitas pemimpin tersebut.
  • Orang yg sanggup memelihara lisannya akan lebih kuat wibawanya dari pada orang yg gemar menghambur‐hamburkan kata‐kata, tetapi kosong makna.
  • Sebuah persahabatan tak dapat diperjual‐belikan hanya bisa didapatkan dengan kesetiaan.
  • Bocor kecil bisa menenggelamkan kapal besar.
  • Manusia yang selalu mencari kekurangan‐kekurangan orang lain adalah manusia yang lebih banyak kekurangannya daripada kelebihannya.
  • Jangan lihat siapa yang menyampaikan, tapi lihat apa yang disampaikannya.
  • Berusahalah senantiasa agar kata‐kata yg kita ucapkan benar‐benar bersih dari penambahan‐penambahan dan rekayasa yg tiada artinya.
  • Seorang kawan yg mendampingi kita pada saat kesulitan lebih baik dari pada seribu kawan yg mendampingi kita pada saat kebahagiaan.
  • Ambillah bahan bakarnya, maka apinya akan padam sendiri.
  • Putus asa adalah kesalahan fatal manusia karena didalam kesusahan ada hikmah yang sangat besar.
  • Jangan kita berbicara tanpa akal dan jangan bekerja tanpa perencanaan karena hasilnya akan kecil dan lebih jauhnya berantakkan.
  • Pastikanlah bahwa kepala Anda tidak lebih tinggi dari topi Anda.
  • Ada dua hal yang harus Anda lupakan: Kebaikan yang Anda lakukan kepada orang lain dan kesalahan orang lain kepada Anda.
  • Orang yang takut mati tidak akan luput dari kematian dan ketehuilah orang yang mencintai dunia juga tidak akan hidup kekal.
  • Orang yang rela mengorbankan kemerdekaannya berarti ia mengorbankan sifatnya sebagai manusia.
  • Sukses seringkali datang pada mereka yang berani bertindak, dan jarang menghampiri penakut yang tidak berani mengambil konsekuensi.
  • Wahai nafsu mengapa kamu bergembira dengan bertambahnya harta, sedangkan umurmu setiap hari semakin berkurang.
  • Bila saat ini kita belum berhasil dan sukses bisa jadi karena kitabelum bekerja keras, berfikir cerdas dan beramal dengan benar.
  • Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu. (Benjamin Franklin).
  • Saat menunda amal sholeh berarti kita sedang menunda kesuksesan dan kebahagian.
  • Orang yang paling bangkrut dalam hidupnya adalah orang yang kehilangan semangat dalam hidupnya.
  • Apabila kita memperoleh pangkal kenikmatan janganlah kita menghilangkan ujungnya karena hal itu merupakan tanda tidak bersyukur.
  • Pendengki itu tidak akan pernah merasa tenang, dia adalah orang yg zhalim yg mengenakan baju orang yg dizhalimi, dan musuh yang mengenakan baju teman.
  • Kenali kekurangan diri sendiri agar tidak sombong dan ketahui kelebihan diri sendiri agar tidak rendah diri.
  • Don’t wait for your ship to come in, swim out to it.(Jangan pernah menunggu perahu menghampiri anda, berenang lah ke perahu itu.
  • Seseorang mulia bukan karena apa yang dimilikinya tapi karena pengorbanannya untuk memberikan manfaat bagi orang lain.
  • Orang niscaya akan didengar dan dihormati jika punya kepedulian terhadap sesama, karenanya bangun kepekaan akan keadaan orang lain meski hal‐hal yg kecil.
  • Tidak memberi manfaat apapun dari yang kita sampaikan jika tidak kitalakukan, karena orang mau mendengar jika melihat realita ada pada kita.
  • Lihatlah orang‐orang yang berhasil mencapai puncak kesuksesan pasti mereka bukan orang yang malas dan tidak disiplin.
  • Keberanian untuk mengatakan yang benar sekalipun itu pahit menunjukan kedalaman ilmu dan kekuatan iman.
  • Tidak ada pelaut ulung yang dilahirkan dari samudera yang tenang, tapi ia akan dilahirkan dari samudera yang penuh terpaan badai, gelombang dan topan.
Diambil dari berbagai sumber

Kisah Seekor Tikus

Kisah Seekor Tikus
Dikisahkan Seekor tikus mengintip di balik celah di balik tembok rumah pasangan petani dan isterinya untuk mengamati apakah ada makanan, lalu si tikus pun membuka sebuah bungkusan. dipikiranya dikira ada makanan kali ya?

Tapi, sang tikus pun terkejut sekali, ternyata bungkusan itu berisi perangkap tikus. lalu larilah si tikus untuk kembali ke ladang pertanian itu, tikus itu menjerit dan memberi peringatan kepada kawan - kawanya,dan sesama hewan di sekitarnya; "Awas, ada perangkap tikus di dalam rumah, hati-hati, ada perangkap tikus di dalam rumah!" 

Sang ayam dengan tenang berkokok dan sambil tetap menggaruki tanah, mengangkat kepalanya dan berkata, "Ya maafkan aku Pak Tikus. Aku tahu ini memang masalah besar buat kamu, tapi buat aku secara pribadi gak ada masalahnya. Jadi jangan buat aku sakit kepala-lah pak tikus."

Tikus berbalik dan pergi menuju sang kambing. Katanya, "Ada perangkap tikus di dalam rumah, sebuah perangkap tikus di rumah!"(sahut sang kambing) "Wah, aku menyesal dengar kabar ini," si kambing pun menghibur si tikus dengan penuh simpati, "Tetapi tak ada sesuatu pun yang bisa kulakukan kecuali berdoa. Yakinlah, kamu sentiasa ada dalam do'a do'aku!" kata si kambing.

Tikus kemudian berbelok menuju si lembu. "Oh? sebuah perangkap tikus? Jadi saya dalam bahaya besar ya?" kata lembu itu sambil ketawa meledek si tikus.

Jadi tikus itu kembalilah ke rumah, dengan kepala tertunduk dan merasa begitu patah hati, kesal dan sedih, dan terpaksa dia menghadapi perangkap tikus itu sendirian. Ia merasa sungguh-sungguh sendiri. Malam tiba, dan terdengar suara bergema di seluruh rumah, seperti bunyi perangkap tikus yang berjaya menangkap mangsanya. Isteri sang petani pun berlari pergi untuk melihat apa yang terperangkap. Di dalam kegelapan itu dia tak bisa melihat bahwa yang terjebak itu adalah seekor ular berbisa. Ular itu sempat mematuk tanganya sang isteri petani itu. Petani itu bergegas membawanya ke rumah sakit. Si istri kembali ke rumah dengan tubuh menggigil, demam. Dan, sudah menjadi kebiasaan, setiap orang sakit demam, obat pertama adalah memberikan sup ayam segar yang hangat. Petani itu pun mengasah pisaunya, dan pergi ke kandang, mencari ayam untuk bahan supnya. Tapi, bisa si ular itu sungguh jahat, si istri tak langsung sembuh. Banyak tetangga yang datang membesuk, dan tamu pun banyak yang  ke rumahnya. Dia pun harus menyiapkan makanan, dan terpaksa, kambing di kandang dia jadikan gulai. Tapi, itu pun tak cukup untuk menyuguhi tamu tamu yang datang kerumahnya.

Nahasnya bisa ular itu tak dapat di taklukkan/disembuhkan. Si istri pun meninggal dunia, dan para tetangga pun pada datang untuk mengurus pemakaman, juga tahlilan dan selametan. Tak ada cara lain, lembu di kandang pun dijadikan makanan, untuk puluhan pelayat dan peserta tahlilan dan selametan.

"Kawan, apabila kamu dengar ada seseorang yang sedang menghadapi masalah dan kamu pikir itu tidak ada kaitannya dengan kamu, ingatlah  bahwa apabila ada "perangkap tikus" di dalam rumah, seluruh "ladang pertanian'"ikut menanggung risikonya.

"Sikap mementingkan diri sendiri lebih banyak mengakibatkan keburukan daripada kebaikannya."

Seorang Ayah dan Anaknya

Seorang Ayah dan Anaknya
Suatu hari, seseorang ayah yg berasal dari keluarga tajir mengajak anaknya dalam satu perjalanan keliling negri bersama  dengan maksud memperlihatkan kepada si anak gimana miskinnya kehidupan beberapa orang disekitarnya. Mereka lalu menghabiskan waktu atau tinggal di rumah orang pertanian yg dianggap si ayah dipunyai keluarga yg sangat miskin.

Sesudah kembali dari perjalanan mereka, si ayah menanyai anaknya :

“Bagaimana perjalanannya nak?”.
“Perjalanan yg sangat hebat banget, yah”.
“Sudahkah kamu  menonton nak betapa miskinnya beberapa orang hidup?,” Tanya sang ayah.
“O pasti saja,” jawab si anak.
“Sekarang ceritakan, apa yg kamu pelajari dari perjalanan itu nak,” Tanya sang ayah lagi.

Si anak menjawab :
Aku pikir bahwa kita miliki satu anjing, tetapi mereka miliki empat anjing.
Kita punyai kolam renang yg panjangnya hingga pertengahan taman kita, tetapi mereka miliki anak sungai yg tak ada ujungnya.
Kita mendatangkan lampu-lampu buat taman kita, namun mereka mempunyai cahaya bintang di tengah malam hri.
Teras lokasi kita duduk-duduk membentang sampai halaman depan, sedangkan teras mereka ialah horizon yg luas.
Kita mempunyai  tanah sempit utk tinggal, namun mereka mepunyai ladang sejauh mata memandang.
Kita memiliki pembantu yg melayani kita setiap kita perlu, namun mereka melayani satu sama lain,saling bantu membantu.
Kita makan aja selalu beli makanan, tetapi mereka menanam makanan sendiri.
Kita memiliki tembok disekeliling hunian buat melindungi kita, sedangkan mereka miliki kawan-kawan utk melindungi mereka.

Ayah si anak cuma dapat bungkam.
Lalu si anak melanjutkan kata-katanya : “Ayah, makasih telah menunjukkan betapa MISKIN-nya kita ya”.

“Tajir & Miskin tergantung kepada persepsi kita sendiri, bukan terhadap penilaian orang lain. Orang lain yg kelihatan miskin bagi kita, boleh menjadi termasuk juga tajir menurut orang lain, atau bahkan mereka sendiri.”

Belajar Seperti Sebatang Pensil

Belajar Seperti Sebatang Pensil
Si anak lelaki memandangi neneknya yg sedang menulis surat, lalu dia bertanya kepada neneknya, “Apakah Nenek sedang menulis sebuah surat? Apakah menulis surat cerita tentang kegiatan kita? Apakah surat itu mengenai saya?”

Lalu sang nenek berhenti sejenak menulis suratnya & berbicara pada cucunya, “Iya, nenek memang  sedang menulis tantang dirimu sebenarnya, namun ada yg jauh lebih penting daripada kata – kata yg sedang Nenek catat, adalah pensil yg Nenek pakai. Semoga  kau jadi seperti pensil ini, apabila kau telah dewasa kelak.”

Si anak lelaki merasa heran, diamatinya pensil itu, nampaknya biasa saja.

“Tapi pensil itu sama saja sama pensil – pensil lain yg sempat kulihat!”

“Itu tergantung macam mana kau memandang segala sesuatunya. Ada lima pokok yg mutlak, & apabila kau sukses menerapkannya, kau bakal selalu merasa damai dalam menjalani hidupmu.”

Ke 1 : Kau bisa melaksanakan hal besar , namun jangan sampai sempat lupa bahwa ada tangan yg membimbing di setiap langkahmu. Kita menyebutnya tangan Tuhan. Beliau senantiasa membimbing kita serasi bersama Kehendak-Nya.
Ke 2 : Sesekali Nenek harus berhenti untuk menulis surat & meraut pensil ini. Pensil ini bakal merasa kesakitan sedikit, namun setelahnya ia jadi jauh lebih tajam. Demikian juga denganmu, kau mesti mencari ilmu menanggung sekian banyak penderitaan & kesedihan, karena penderitaan & kesedihan bakal menjadikanmu orang yg lebih baik.
Ke 3 : Pensil ini tak keberatan bila kita memakai penghapus utk menghapus kesalahan – kesalahan yg kita buat. Berarti, tak apa – apa seandainya kita memperbaiki sesuatu yg sempat kita lakukan kesalahan.

Ke 4 : Yg paling utama terhadap sebatang pensil bukanlah bidang luarnya yg dari kayu, melainkan bahan grafit di dalamnya. Jadi senantiasalah untuk selalu memperhatikan apa yg sedang terjadi di dalam dirimu.
 
Ke 5 : Pensil ini senantiasa meninggalkan bekas. Demikian juga apa yg kau laksanakan. Kau mesti tahu bahwa segala sesuatu yg kau lakukan dalam hidupmu dapat meninggalkan sebuah bekas, sehingga berusahalah buat menyadari faktor tersebut dalam tiap-tiap tindakanmu.

Berfikir Positif

Berfikir Positif

Mungkinkah selembar daun yg mungil sanggup menutupi bumi yg luas ini ...?
Menutupi telapak tangan saja susah,apalagi menutupi bumi yg sangat luas.
Tetapi, seandainya daun mungil itu menempel di mata kita, sehingga tertutuplah bumi.
Demikian pun jika diri kita ditutupi pikiran - pikiran yang tidak baik sekecil apapun, sehingga kita dapat menyaksikan keburukan di mana-mana.
Bahkan Bumi ini juga bakal kelihatan tidak baik.
Maka dari itu jangan sampai pikiran  tidak baik itu menutup mata kita, meski cuma bersama daun yg mungil.
Janganlah menutupi diri kita bersama suatu pikiran  tidak baik, meskipun cuma seujung kuku.
Seandainya diri kita tertutup, sehingga tertutuplah ssemua pikiran yang baik.
Air yg tidak sedikit di lautan luas saja yg dalam takkan sempat mampu menenggelamkan satu buah perahu mungil yg ada di atasnya, kecuali seandainya air itu mulai masuk ke dalam perahu.
Begitulah sama seperti dgn hidup ini, gosip dan segala penilaian negatif dapat senantiasa ada di sekeliling kita.
Tetapi semuanya itu takkan mampu menenggelamkan kita, kecuali kita membiarkan seluruhnya itu masuk ke dalam pikiran kita.
Menjaga pikiran itu bukanlah tanggung jawab orang lain, melainkan yakni tanggung jawab kita masing-masing.
Kita tak sanggup menyalahkan orang lain buat tiap-tiap masalah yg hadir dalam hidup kita kalau kita sendiri tak bertanggung jawab, sebab telah membiarkan “sampah” masuk dan mengotori hidup kita.
"Kita mesti menyaring apapun yg masuk lewat pikiran, kita juga sebagai pintu gerbangnya. Jikalau pikiran kita BAIK, makan akan terasa nyaman hidup kita. Jangan Sampai lengah sedikitpun."

Kebahagiaan Itu Milik Siapa?

Kebahagiaan Itu Milik Siapa?

Jika kekayaan bisa membuat seseorang bisa bahagia, tentu saja “Adolf Merckle”, salah satu orang terkaya dari Jerman, mungkin tidak akan menabrakkan dirinya ke kereta api yang sedang lewat .

Jika ketenaran bisa membuat seseorang bisa bahagia, tentu saja “Michael Jackson”, penyanyi yang terkenal dari USA, mungkin juga tidak akan meminum obat tidur hingga overdosis.

Jika kekuasaan bisa membuat seseorang bisa bahagia, tentu saja “G.Vargas”, Presiden Brazil,mungkin juga tidak akan menembak jantungnya sendiri dengan pistol.

Jika kecantikan bisa membuat seseorang bisa bahagia, tentu saja “Marilyn Monroe”, artis cantik dari USA, mungkin juga tidak akan meminum alkohol dan obat depresi hingga dia overdosis dan meninggal.

Jika kesehatan bisa membuat seseorang bahagia, tentu saja “Thierry Costa”, dokter terkenal dari Perancis, mungkin tidak akan bunuh diri, akibat sebuah acara yang tayang di televisi.

Rupanya, berbahagia atau tidak hidup seseorang, tidak ditentukan oleh seberapa kayanya, tenarnya, cantiknya,kesehatanya atau  sukses dari setiap kehidupannya atau tujuannya.

Tapi cuma diri seseorang itu yang bisa membuat dirinya bahagia. Mungkinkah dia akan berterima kasih (bersyukur)  untuk semua yang sudah dimilikinya dalam segala hal…..?

"Jika kebahagiaan bisa dibeli, pasti orang kaya akan membeli kebahagiaan tersebut . Dan kita akan sulit untuk mendapatkan kebahagiaan tersebut, karena mungkin kita tidak bisa beli atau udah diborong semua sama orang - orang kaya kaya”

"Jika kebahagiaan  itu ada di suatu tempat di luar sana, pasti di sisi lain dari bumi ini akan kosong karena semua orang pasti akan pada pindah kesana untuk bersama – sama dimana kebahagiaan itu berada”

Untungnya kebahagiaan itu berada di setiap hati manusia, Jadi kita gaperlu kesulitan  untuk membeli atau pergi mencari kebahagiaan itu .

Apa yang kita butuhkan adalah hati yang bersih, ikhlas, serta pikiran yang jernih, maka kita  dapat menciptakan rasa "Bahagia" kapan saja, di mana saja dan dengan kondisi apapun. "

“Kebahagiaan Cuma dimiliki oleh orang – orang yang bisa bersyukur dengan apa yang dia miliki.”

Mencari Yang Sempurna?

Mencari Yang Sempurna?

Dikisahkan Ada seorang pemuda yang telah sampai usia saat dia merasa harus mencari pasangan hidup. Jadi ia mencari seorang gadis yang sempurna di seluruh negeri untuk ia jadikan pasangan hidup. Setelah berhari-hari ia mencari, dan berminggu-minggu mencari, dia bertemu dengan seorang gadis yang sangat cantik,dan tipe gadis yang bisa menghiasi sampul majalah perempuan bahkan mungkin tanpa make-up pun atau kosmetik pasti ia cocok dan banyak yang minat untuk membeli dan membaca majalah tersebut!
Namun begitu, meski dia kelihatan cantik dan sempurna, pemuda itu tidak bisa menikahinya. karena gadis itu tidak bisa memasak! Jadi ya pemuda itu pun pergi. Bagi pemuda tadi,Gadis ini tak cukup sempurna baginya.

Lalu dia mencari lagi, selama berminggu-minggu dan berbulan-bulan, dan akhirnya dia menemukan gadis yang bahkan lebih cantik lagi, dan kali ini masakan gadis itu luar biasa lezat-lebih baik dari yang bisa Anda dapatkah di restoran terbaik di negeri ini, bahkan lebih baik dari yang bisa Anda dapatkan dari restoran keluarga. Gadis ini bahkan menjalankan usaha restorannya sendiri! Wow hebat sekali bukan.

Namun pemuda ini lagi – lagi tak bisa menikahinya pula. Sebab kekurangan gadis itu adalah dia (maaf) bodoh. Dia tak bisa menjalin percakapan sama sekali, sama sekali tidak cerdas. Dia belum menamatkan pendidikan, segala yang ia tahu cuma memasak! Jadi pemuda itu pun lagi - lagi pergi lagi. Gadis ini tak cukup sempurna baginya.

Maka dia mencari selama berminggu-minggu dan berbulan-bulan, hingga dia akhirnya menemukan gadis yang satu ini! Dia begitu cantik, masakannya melebihi restoran bintang lima, bahkan dia punya tiga restoran sendiri: ala Korea, ala Jepang dan ala Italia. Dan dia begitu cerdas, dia punya dua gelar doktor, pengetahuannya begitu luas, bisa menjalin percakapan begitu hebat, begitu baik, begitu perhatian. Ia melebihi kata sempurna!

Tapi, apa yang terjadi?
Pemuda ini tak bisa menikahinya. Sebab gadis ini mencari pemuda yang sempurna!

Maka dari itu“Berhentilah mencari dia yang sempurna, tapi terimalah dia yang menerima ketidak-sempurnaanmu,karna kesempurnaan hanya milih Tuhan (katanya)”

Dalam Keadaan Apapun Berusahalah Untuk Selalu Menghindari Sifat "Kesombongan"

Dalam Keadaan Apapun Berusahalah Untuk Selalu Menghindari Sifat "Kesombongan"

Sifat Sombong ialah penyakit yang sering menghinggapi kita semua, benih-benihnya selalu muncul tanpa kita sadari.
Definisi sombong sebagaimana disinyalir oleh Rasulullah
“Sombong ialah menolak kebenaran dan meremehkan sesama manusia”(Riwayat Muslim)
“Sombong ialah keadaan seseorang yang merasa bangga kepada dirinya sendiri. Memandang dirinya lebih tinggi derajatnya dari pada orang lain, Kesombongan yang paling parah adalah kesombongan kepada Rabbnya dengan menolak kebenaran dan angkuh untuk tunduk kepada-Nya baik berupa ketaatan ataupun
mengesakan-Nya”. (Fathul Bari’ 10/601)

Kesombongan di bagi beberapa tingkat,antara lain :
 
Di tingkat pertama,
"Kesombongan dikarenakan oleh faktor, yang utama ialah materi. Ketika kita merasa lebih kaya, lebih rupawan,lebih beradab,dan lebih terhormat daripada orang lain di lingkungan kita."

Di tingkat kedua,
"Kesombongan disebabkan oleh faktor kepandaian. Ketika kita merasa lebih pandai atau pintar, lebih kompeten, dan lebih berwawasan luas dibandingkan dengan orang lain dilingkungan kita"

Di tingkat ketiga,
"Kesombongan disebabkan oleh faktor kebaikan. Ketika kita sering menganggap diri kita lebih bermoral, lebih pemurah, dan lebih tulus dibandingkan dengan orang lain di lingkungan kita."

Yang paling menarik ialah,
"Ketika Semakin tinggi tingkat kesombongannya,Semakin sulit pula kita untuk  mendeteksi kesombongan tersebut."

Sifat Sombong karena materi sangat mudah terlihat atau di deteksi, namun jika kesombongan itu karena pengetahuan, apalagi kesombongan itu  karena kebaikan, maka kita sulit untuk mendeteksinya, karena seringkali kita hanya berbentuk benih-benih halus di dalam batin kita.

"Cobalah setiap hari untuk memeriksa batin kita dan pikiran kita,"
"Ketika kita sedang berada di atas ingatlah,kalau kita suatu saat pasti bisa terjatuh ke bawah."
"Kita ini cuma manusia yang seperti debu, yang suatu saat kita pasti akan hilang dan lenyap tak terbekas dari dunia yang fana ini a.k.a meninggal dunia."
"Kesombongan itu cuma akan membawa kita jatuh kelubang yang dalam."
Mari kita berlatih untuk selalu menghindari segala sesuatu yang berbentuk kesombongan"
.Sekian.

Menanam Kebaikan Untuk Masa Yang Akan Datang

Menanam Kebaikan Untuk Masa Yang Akan Datang

Seorang laki – laki yang sudah tua terbaring lemah di kamar di sebuah rumah sakit. Dan seorang pemuda datang menengoknya setiap hari dan menghabiskan waktu selama berjam-jam bersama sang lelaki tua tersebut. Pemuda itu menyuapinya makanan, membersihkan badanya, dan membimbingnya untuk jalan – jalan ke taman, Lalu membantunya Kembali berbaring ke kamar. Lantas pemuda itu baru beranjak pergi setelah merasa sang lelaki tua tersebut bisa di tinggal untuk pergi (tertidur).
Suatu ketika ada perawat yang datang memberikan obat dan memeriksa kondisi laki – laku tua itu,dan bertanya, " Bapak beruntung sekali punya anak yang sangat berbakti kepada bapak, setiap hari dia datang untuk menjenguk untuk mengurus bapak. Sungguh beruntung sekali  ya, Pak.”
Lantas laki – laki tua itu memandang sang perawat sejenak dengan mata yang berkaca – kaca, lalu dia berkata dengan nada pelan dan sedih, Saya selalu berangan – angan sus,seadainya pemuda itu adalah anak laki – laki saya,pemuda itu adalah anak yatim yang tinggal dilingkungan tempat tinggal saya, waktu kecil dia dahulu saya melihat dia menangis saat setelah kematian sang ayahandanya,dan saya membelikan permen untuknya, setelah itu lantas saya jarang sekali berbincang denganya, setelah dia dewasa,kemudian dia tahu ketika saya dan istri saya hanya tinggal berdua saja karna kami tidak punya anak dan sudah tua, dia selalu berkunjung ke rumah kami untuk memastikan kami baik – baik saja. Ketika kondisi saya sudah mulai menurun (sakit – sakitan), dia mengajak saya dan istri saya untuk tinggal bersama di rumahnya, lalu sang pemuda itu secara rutin membawa saya untuk cek kesehatan ke rumah sakit, saya pun sempat bertanya kepada dia, “Nak, mengapa engkau selalu menyusahkan dirimu untuk mengurus kami yang bukan saudara atau keluarga kamu?” sambil tersenyum, pemuda itu lantas menjawab dengan singkat, “Manisnya permen waktu dulu masih terasa di mulut saya pak”. Loh masa karena perbuatan yang ga seberapa, engkau sampai rela menyusahkan dirimu untuk mengurus kami? Tanya sang laki – laki tua,
“Orang yang menanam kebaikan, pasti akan memanen kebaikan tersebut entah kapan waktunya, Maka dari itu pak saya tidak memikirkan untung atau rugi ketika saya mempunyai kesempatan untuk membantu bapak dan ibu ketika membutuhkan bantuan. Saya lakukan saja perbuatan baik itu secara spontan, dengan hati yang tulus dan ikhlas karena hukum sang pencipta tidak akan pernah salah toh pak” jawab sang pemuda tadi”. “Terima kasih loh nak, maaf kalau saya tidak bisa membalas kebaikanmu, Cuma bisa merepotkan engkau saja”. Jawab sang kakek sambil mengakhiri cerita nya kepada perawat tersebut. Lantas perawat tadi langsung pamit untuk lanjutin kerja lagi sambil berkaca – kaca pula matanya.
Pelajaran yang bisa diambil dari kisah diatas “Kebaikan Apa yang kita tanam untuk hari ini,pasti akan kembali kepada kita suatu saat, bahkan kita tidak tahu seberapa banyak kita bisa memanen kebaikan itu,bisa saja berkelimpahan.” Sekian

Sesuatu Yang Sangat Berharga

Kisah Motivasi Sesuatu yang sangat berharga

Seorang pemuda membawa ayahnya yang sudah tua dan agak lupa ingatan  ke restoran terbaik di kotanya. Ketika makan, tangan sang ayah gemetar,saking gemetarnya begitu banyak makanan yang dia tumpahkan, dan berserakan mengotori mejanya, lantai, dan baju yang ia kenakan sendiri. Beberapa pengunjung, melirik situasi tersebut.
Tapi pemuda tadi terlihat begitu tenang. Dia membantu dengan kesabaran dan menunggu sang ayah selesai makan. Setelah selesai, dia membawa ayahnya ke kamar mandi, untuk membersihkan tubuh dari  pakaian dari kotoran yang ia tumpahkan tadi sewatu makan. Setelah itu, ia duduk di kursinya, dan diam-diam ia membersihkan tumpahan makanan yang tercecer di meja makan yang ditumpahkan sang ayah, setelah selesai ia membersihkan ceceran makanan tersebut, maka ia membayar tagihan makan malam di kasir restoran, setelah selesai, sang pemuda menghampiri sang ayah, menuntun, dan membawanya keluar dari resetoran.
Pemilik restoran yang telah mempelajari perilaku sang pemuda ini, lantas sang pemilik restoran bergegas keluar dan menghampiri sang pemuda tadi, setelah berhasil menghampiri, sang pemilik restoran berkata  "Terima kasih” sang pemuda langtas bingung, “Terima kasih untuk apa pak?” jawab sang pemuda, “Terima kasih  karena anda telah meninggalkan sesuatu yangsangat begitu berharga bagi  restoran saya." Jawab sang pemilik restoran. “Apa yang saya tinggalkan di restoran anda pak? Barang saya ga ada yang tertinggal kok!” sahut sang pemuda dengan perasaan bingung. “Engkau sudah  meninggalkan pembelajaran yang sangat amat  mahal pada restoran saya, tentang luhurnya nilai berbakti kepada orang tua.” Jawab sang pemilik restoran lalu kembali ke tempat kerja nya.

"Berbakti" bagi setiap anak untuk orang tuanya, tentu tidak sama satu sama lain, karena situasinya berbeda. Tapi apa yang pasti pengabdian adalah sesuatu yang kita tidak bisa mengabaikan. Tidak peduli seberapa buruk penampilan,keadaan atau kondisi orang tua kita, mereka masih layak dan harus dihormati, karena perjuangan orang tua kita terhadap kita tidak akan pernah terbalas oleh apapun "
Bagi pembaca , apa orang tua mu masih hidup? Jika iya maka dekatilah, ucapakan terima kasih,ajaklah berbicara, jangan diacuhkan,karna perhatian ga perlu dari apa yang sudah kita beri ke orang tua kita, namun kalau kita selalu ingat, member perhatian kepadanya lantas ia sudah begitu sangat bahagia.
Jika orang tuaku sudah meninggal bagaimana? Berdo’a lah buat dia setiap hari, karna kita sudah tidak bisa melakukan apapun kecuali berdo’a , ziarah kemakam nya dan ngelanjutin apa mimpi orang tua kepada kita sewaktu hidup.
“Jangan Pernah Menyakiti,Durhaka terhadap orang tua kita,karna jikalau dia sudah pergi maka penyesalan yang bakal selalu ada dihadapanmu,karna jikalau engkau sukses itu semua gada artinya kalau orang tua kita ga bisa melihat kesuksesan kita langsung.”
Jangan Lupa Bro sambil dengerin lagu Iwan Fals  - Ibu sambil bacanya, sekian.

Anak Kecil dan Pohon


Kisah Motivasi Anak Kecil dan Pohon
Ada sebuah pohon besar di hutan dengan batang tebal, banyak cangkok besar dan berdaun. seorang anak kesepian yang datang ke pohon untuk bermain. anak itu membayangkan ia mendengar pohon berkata ramah kepadanya, "ayo naikin aku cepat. membangun rumah kecil bermain di sini. anda dapat menggunakan anggota badan sedikit kalau anda ingin, juga daunku berlimpah." jadi anak itu memanjat pohon, pecah beberapa ckakak , mengambil daun, dan membuat rahasia rumah yang tinggi di pohon. meskipun pohon itu kesakitan, tetapi pohon itu sangat senang mengorbankan sedikit untuk melihat anak itu menerima begitu banyak kesenangan. selama hari-hari panjang, anak itu akan bermain di rumah pohon. pohon itu puas.
ketika anak itu tumbuh dewkeinginan, ia berhenti bermain di pohon. pohon itu sedih, merunduk ckakak dan dedaunannya kehilangan kilau.
selama bertahun-tahun, anak-anak yang sekarang remaja itu kembali. pohon itu menyenangkan untuk melihat dia lagi. pebelia berpikir dia mendengar pohon berkata, "ayo naik lagi. rumah pohon tua anda masih di sini selalu. aku selalu merinsedihnmu."
"sekarang aku sudah terlalu tua untuk bermain rumah pohon," pikir sang pebelia itt. "aku ingin pergi tapi aku terlalu miskin."
"tidak dilema," pohon yang tampaknya untuk mengatakan, " kau datang kembali kesini seminggu lagi. aku akan mendeklarasikan buah. aku akan menerima tambahan. silakan panen semua buah aku dan menjualnya untuk membayar biaya kuliah."
kemudian anak itu kembali tujuh hari kemudian. pohon itu penuh dengan buah yang matang. anak itu mengambil segala sesuatu hingga buah terakhir, menjual, dan cukup untuk kuliah satu tahun. pohon itu sangat senang.
anak itu kembali selama tiga tahun ke depan, mengambil setiap buah dan menjualnya untuk memenuhi biaya. pohon senang. pohon itu bahkan tampaknya berperjuangan lebih monyets setiap tahun untuk mengyang akan terjadikan lebih banyak buah untuk sahabatnya, meskipun ini membuat pohon kelelahan dan merkeinginan lebih sakit.
ketika ia lulus, ia berhenti datang. pohon sedih lagi. beberapa tahun kemudian, anak, sekarang seorang pebelia, kembali. dia memiliki kesan yang sangat terang bahwa pohon tua menangis alkeinginannnya gemminuman memabukana melihatnya lagi. "tunggu beberapa hari lagi. meskipun aku sekarang agak lemah, aku masih mampu mengyang akan terjadikan banyak buah, alkeinginannnya  kau menjual untuk membayar kuliah."
"aku tidak kuliah lagi," kata pebelia itu, "aku punya pekerjaan. aku sudah jatuh cinta dan ingin menikah, tapi kami butuh rumah untuk tinggal di."
"tidak mkeinginanlsah," pohon yang tampaknya untuk mengatakan, "datang kembali besok dengan gergaji. ambil ckakak aku berat. hal ini dapat untuk membuat papan lantai dan pilar yang kuat. bahkan, ada cukup kayu untuk membuat dinding. gunakan ckakak kecil dan daun besar untuk atap. ada banyak. "
dengan demikian, pada hari berikutnya, pebelia mengambil seluruh ckakak dan daun untuk membuat rumahnya, hanya menyisakan batang. meskipun melukai parah pohon, pohon itu senang untuk membuat pengorbanan besar untuk orang yang mereka cintai.
selama bertahun-tahun, anak itu tidak pernah kembali. pohon itu bergantung pada kenangan untuk mempertahankan hidupnya.
ketika anak itu datang lagi, sekarang seorang pria setengah baya, pohon itu hampir melompat keluar dari tanah dengan sukacita. "selamat datang! benar-benar senang melihat anda lagi!" kali ini bahkan burung mampu mendengar pohon. "apa yang mampu aku lakukan untuk anda? tolong biarkan aku membantu."
"aku sekarang memiliki seorang putra," jawab orang itu, "dan aku ingin memulai urusan ekonomi mereka sendiri furnitur aku untuk menerima uang yang cukup untuk memberi mereka kehidupan yang baik."
"sangat baik," kata pohon tua, "meskipun anda mungkin berpikir aku hanya tunggul tua, ada banyak kayu yang mengagumkan di batangku untuk membuat banyak furnitur mahal. ambillah. aku akan senang kalau anda mengambil semua . "
kemudian ia datang pada hari berikutnya, menebang batang dan mendapat cukup banyak kayu kelas untuk memulai urusan ekonomi furnitur.
tak lama kemudian, pohon itu mati.
bertahun-tahun kemudian, anak itu, kini telah menjadi orangtua, mengunjungi daerah di mana pohon-pohon yang sehat yang pernah berdiri, di mana ia membangun sebuah rumah pohon selama dia kecil, yang selalu begitu murah hati kepadanya. yang tersisa hanyalah akar membusuk. orang tua itu meletakkan kepalanya di atas akar ketika ini. akar jauh lebih nyaman daripada bantal bulu. dia ingat sambil menangis bagaimana pohon telah membantu, tanpa pertanyaan, setiap kali dia membutuhkan bantuan. bagaimana pohon itu mengorbankan segalanya untuk dia, dan senang melakukannya setiap ketika. Dia tertidur, "Ketika ia terbangun dari mimpi itu, ia menyadari bahwa pohon itu merupakan orangtua."